MENELADANI SIFAT MULIA RASULULLAH SAW

Dalam upaya mengikuti ajaran mulia Baginda Rasulullah SAW, setidaknya salah satu sifat beliau mesti ada dalam diri seorang muslim.

Di antara sifat mulia yang beliau miliki adalah sifat shidiq.
Karena sifat shidiq ini, Rasulullah SAW. diberi gelar Al Amin (orang yang dapat dipercaya).

Shidiq (as shidqu) artinya benar atau jujur, lawan dan dusta atau bohong (al kidzbu).

Setiap insan dituntut memiliki sifat shidiq; dalam keadaan benar lahir maupun batin.

Sifat shidiq yang utama dan harus dimiliki adalah ;

a. Shidqul qalb, yaitu benar hati atau kejujuran hati nurani. Kejujuran hati nurani dapat dicapai jika hati dihiasi dengan iman kepada Allah SWT dan bersih dan segala macam penyakit hati. Sifat ini akan mencapai kematangannya apabila didukung dengan sifat ihsan.

b. Shidqul hadits, yaitu benar atau jujur dalam ucapan dan perkataan. Seseorang dapat dikatakan jujur dalam perkataan apabila semua yang diucapkannya adalah suatu kebenaran bukan kebatilan.

c. Shidqul ‘amal, yaitu benar perbuatan atau beramal shaleh sesuai dengan syari’at Islam.

Sifat shidiq mengantarkan ke gerbang kebahagiaan dunia maupun di akhirat. Rasulullah SAW. memerintahkan setiap muslim untuk bersikap shidiq sebagaimana firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 177.

Rasulullah saw bersabda:
“Hendaklah kamu semua bersikap jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan dan kebaikan membawa ke surga.
Seseorang sang telah jujur dan mencari kejujuran akan ditulis oleh Allah sebaqai seorarig yang jujur (shidiq).
Dan jauhilah sifat bohong, karena kebohongan membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke neraka.
Oranq yang se1a1u berbohonq dan mencari-cari kebohongan, akan ditulis oleh Allah sebaqai pembohonq (kadzdzab)”.
(HR. Bukhari)

Sifat shidiq adalah “tambang emas” dalam diri seseorang yang sangat berharga.

Sifat Shidiq inilah yang dijadikan standar kepercayaan orang lain kepadanya.

Apabila seseorang telah kehilangan sifat shidiq, maka hilanglah arti dirinya, karena tiada yang mau mempercayainya.

Sikap shidiq amat diperlukan di dalam membangun bangsa dan negara Indonesia tercinta ini.

Leave a Reply