Kaum Nabi Syu’aib AS Gemar Mengurangi Timbangan

Penduduk Madyan gemar berbuat curang dengan mengurangi takaran dalam jual beli dan membuat kerusakan dengan harta yang mereka miliki serta menyembah berhala. Allah mengutus nabi Syu’aib AS agar mereka menghentikan perbuatan buruknya dan menyembah Allah dengan dakwah yang lembut namun mereka menentang.

Ketika nabi Syu’aib AS mengingatkan azab Allah kepada kaum nabi Nuh AS, Hud AS dan Saleh AS yang durhaka, mereka malah mengancam akan merajam dan mengusir beliau setelah sebelumnya beliau direndahkan. Akhirnya, Allah mendatangkan azab berupa suara yang mengguntur dan gempa yang membuat kaum pendurhaka itu mati bergelimpangan.

Sesungguhnya Allah telah menghalalkan jual beli, namun melaknat perbuatan curang dan mengurangi takaran. Allah juga akan menghinakan dan membuat menyesal pekerja yang tidak menunaikan kewajibannya. Adapun rezeki yang telah didapat hendaknya juga dibelanjakan dalam kebaikan dan bukan dibelanjakan untuk berbuat kerusakan.

” Dan Syu’aib berkata, ‘Hai kaumku, cukupkan-lah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak2 mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan “ (QS. Hud : 85).

“Akan datang kepada manusia suatu zaman dimana seseorang tidak lagi memperdulikan apa yang didapatkannya dari yang halal atau dari yang haram” (HR Bukhari).

Wassalamu’alaikum

Leave a Reply