Ahlus Sunnah Akan Selalu Ada

 

Allah taala berfirman:

ياأيها الذين آمنوا من يرتد منكم عن دينه فسوف يأت الله بقوم يحبهم ويحبونه. أذلة على المؤمنين أعزة على الكافرين يجاهدون في سبيل الله ولايخافون لومة لآئم. ذلك فضل الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم.

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui .”
(Al-Maidah:54)

Ayat ini memberikan kabar gembira sekaligus peringatan bagi kaum muslimin.
Kapan saja terjadi pemurtadan atau penyimpangan dari Islam ditengah kaum muslimin, pasti akan muncul generasi pengganti yang akan memimpin umat ini yang lebih baik.
Mereka adalah golongan orang-orang yang memiliki 6 sifat :

⏺ Mereka dicintai oleh Allah.
⏺ Mereka mencintai Allah.
⏺ Mereka tawadhu’ dihadapan muslimin.
⏺ Mereka bangga dengan Islam dihadapan orang kafir.
⏺ Mereka selalu berjihad di jalan Allah.
⏺ Mereka tidak takut kepada celaan orang.

Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah : Mereka yang menempuh seperti apa yang pernah ditempuh oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan para Sahabatnya رضي الله عنهم.
Disebut Ahlus Sunnah, karena kuatnya (mereka) berpegang dan berittiba’ (mengikuti) Sunnah (pengajaran) Nabi dan Sunnah para Sahabatnya.

Awal mula munculnya Ahlus Sunnah.
Dari Abdullah bin ‘Abbas رضي الله عنهما berkata ketika menafsirkan firman Allah :

يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ اسْوَدَّتْ وُجُوهُهُمْ أَكَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ

“ Pada hari yang di waktu itu ada wajah yang putih berseri, dan ada pula wajah yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): ” Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah adzab disebabkan kekafiranmu itu. ”
(Ali ‘Imran: 106)

“Adapun orang yang putih wajahnya mereka adalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, adapun orang yang hitam wajahnya mereka adalah Ahlul Bid’ah dan sesat.”

( Tafsiir Ibni Katsiir … (I/419, cet. Darus Salam )

Rasulallah صلى الله عليه وسلم telah menyebutkan bahwa akan selalu ada sekelompok orang yang tampil memperjuangkan kebenaran, dimana mereka tidak mundur karena celaan orang yang mencela dan penkhianatan para pecundang, Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda,
” Akan selalu ada dari umatku sekelompok orang yang akan tampil memperjuangkan kebenaran, dimana mereka tidak gentar dengan celaan orang, sampai datang kepastian dari Allah (kematian) “.
(H.R Muslim)

Dan Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah suatu kelompok yang senantiasa Allah lestarikan keberadaannya pada setiap zaman untuk menjaga kemurnian agama Islam. Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah suatu golongan yang telah diberitakan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم sebagai satu-satunya kelompok yang selamat diantara sekian aliran yang sesat. Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah Rasulullah itu sendiri dan para shahabatnya serta para pengikutnya yang baik sampai hari kiamat.

Barangsiapa mengikuti Rasulullah dan para shahabatnya dalam beragama maka itulah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, meski banyak yang menuduh dengan berbagai tuduhan lain.

Semoga kita termasuk golongan Ahlus sunnah yang selalu ditolong oleh Allah untuk istiqamah diatas al-haq…

Leave a Reply