Petuah untuk Kalangan Terdidik

Fatwa adat menyebutkan,

Alang tukang tabuang kayu,
Alang cadiak binaso adat,
Alang alim rusak agamo,
Alang sapaham kacau nagari.

Dek ribuik kuncang ilalang,
Katayo panjalin lantai,
Hiduik jan mangapalang,
Kok tak kayo barani pakai.

Baburu kapadang data,
Dapeklah ruso balang kaki,
Baguru kapalang aja,
Bak bungo kambang tak jadi.

Kalangan terdidik (el-fataa) di Minangkabau khususnya
mesti selalu hidup dalam bimbingan agama Islam.
Dengan bimbingan agama dalam kehidupan,
ukhuwah persaudaraan (ruh al ukhuwwah) akan terjalin baik.

Kekerabatan yang erat telah menjadi benteng yang kuat
dalam menghadapi berbagai tantangan.
Kekerabatan tidak akan pernah wujud
manakala meniadakan hak-hak individu orang banyak.
Tamak dan loba akan mempertajam permusuhan antara sesama.
Bakhil akan meruntuhkan perasaan persaudaraan dan perpaduan.

Setiap Muslim wajib mengagungkan Allah
wajib menghargai nikmatNya yang menjadi sumber dari rezeki,
nikmat Allah adalah sember kekuatan dan kedamaian,
Hidayah Allah membimbing manusia keluar dari kegelapan menuju cahaya.

اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ ءَامَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ

Allah adalah pelindung bagi orang-orang yang beriman yang mengeluarkan mereka dari berbagai kegelapan kepada nur(hidayah-Nya). Dan orang-orang kafir itu pelindung-pelindung mereka ialah taghut ( sandaran kekuatan selain Allah) yang mengeluarkan mereka daripada nur (hidayah Allah) kepada berbagai kegelapan

Leave a Reply