SEBENARNYA MINANGKABAU TIDAK PERNAH DIJAJAH KOMPENI BELANDA

*_SUNGGUH …_*
*SEBENARNYA MINANGKABAU TIDAK PERNAH DIJAJAH KOMPENI BELANDA*

Nusantara mungkin tajajah 350 tahun … Tetapi, *_Minangkabau tidak pernah dijajah_* …

Buktinya sejak 1503 sampai 1903 Minangkabau tetap merdeka dan tidak pernah membayar upeti ataupun pajak kepada kompeni … walau dalam kurun waktu terakhir kompeni menggantinya dengan _*kultuur stelsel*_ tanaman kopi.

Masyarakat Minang di dataran tinggi menjadi kaya raya. Sampai mampu memberikan hadiah emas dan perak ke Koningkelijke Wilhelmina.

Barulah 1903 Belanda menerapkan *blasting* kepada anak negeri di Minangkabau karena beban kompeni sudah sangat parah menghadapi gejala _perang dunia pertama_ di bumi Eropah dan pergulatan politik devide et impera di bumi nusantara ini.

Akibat belasteng itulah Minangkabau perang. Sejak 1825 sampai 1850 yang disebut Perang Minangkabau satu dan dua. Yang oleh sebagian orang sejarawan disebut Perang Paderi.

Perang Paderi bukan perang kaum adat dan agama. Istilah itu hanya pengalihan issue dari pihak penjajah.

Bayangkan saja untuk perang ini Belanda mengerahkan pasukan sampai 35.000 orang. Dipimpin dua jenderal dan beberapa kolonel.
Ada Jenderal de Kock yang membuat benteng *_Fort de Kock_* menghadap ke Bonjol.
Ada *Jenderal van der Capellen* membuat benteng di Batusangkar menghadap ke Lintau bernama *_Fort van der Capellen_* di *Bukik Gombak* ….

Melawan kompeni yang selama ini hanya dianggap bangsa yang berniaga di Minangkabau sampai 1903 dengan *Perang Belasting* oleh *_Siti Manggopoh_* sampai ke *_Perang Kamang_* yang kemudian bertaut dengan *_Perang Kemerdekaan Republik Indonesia_* di srmua daerah sampai tahun 1947 itu ….
Sejak kapan Minangkabau terjajah????

Tidak ada orang Minang yang menjadi kuli kontrak.
Yang ada hanya menjadi orang buangan dan masuk bui karena perjuangan melawan kompeni Belanda.
Paling tidak dihukum ba rodi.karena membangkang tidak mau membayar belasting.

Lihat Tuanku Imam Bonjol ke Menado. Tuanku Lintau sampai berkubur di Palalawan Riau yang oleh penduduk disana pusaranya masih tetap dijaga dan disebut pusara *Rajo Buo* …
Karena itu, sejak kapan Minangkabau ini terjajah???

Lihat pula tidak hanya tuanku panglima perang yang ditangkap tapi Raja Minangkabau yaitu _*Sulthan Alam Begagarsyah*_ juga ditangkap dan di asingkan ke Betawi ke Tanah Abang _yang saat ini mulai dikuasai oleh Aseng_ itu.
Apa artinya ini???
Sejak bila Minangkabau terjajah???

Nah, karena itu secara budaya *merantau* adalah satu bentuk *perlawanan* sebagai silent operation saja …

Begitulah, mohon rila jo maaf.
Telitilah lebih mendalam.

Insyaallah akan terungkap lebih jauh.
Terimakasih banyak.

Wassalam Buya HMA

Leave a Reply