Selamat memperingati Isra Mi’raj 27 Rajab

Semoga kita dapat mengambil hikmahnya.

Kenapa Rute IsraMi’raj lewat Palestina?
1. Peristiwa IsraMi’raj ini luar biasa. Jumhur ulama memposisikannya di urutan kedua mukjizat Nabi SAW yg terbesar kedua setelah Al Qur’an.

2. Banyak keistimewaan sekaligus hikmah yang bisa kita pelajari di balik perjalanan IsraMi’raj.

3. Sehingga peristiwa IsraMi’raj, Allah abadikan sebagai nama Surah ke-17 dalam Al Qur’an dan sekaligus di ayat pembukanya.

4. Allah ‘azza wajalla mengawali surah tersebut dengan kata “subhana” (Maha Suci). Utk menunjukkan betapa menakjubkannya peristiwa IsraMi’raj.

5. Kemudian proses perjalanan IsraMi’raj secara eksplisit dikisahkan dgn kata kerja “asraa” (memperjalankan). Bukan “saraa” (berjalan).

6. Kata “asraa” dlm ilmu nahwu sharaf adalah “fi’il muta’adi” (kata kerja transitif), mengharuskan keterlibatan subjek & objek.

7. Berarti dlm peristiwa IsraMi’raj, Rasulullah tidak berjalan atas kehendak pribadi dan dgn kemampuan sendiri. Ada “campur tangan” Allah.

8. Peristiwa IsraMi’raj yg luar biasa tsb tidak mungkin terjadi kalau bukan dgn kekuasaan Allah. Dan Rasulullah (hanya) “diperjalankan”.

9. Secara jelas, Allah mengatakan “bi ‘abdihi” (hambanya). Menegaskan bahwa Rasulullah sbg “objek yg diperjalankan” dlm IsraMi’raj.

10. Dalam QS Al Isra: 1, Allah juga menambahkan keterangan waktu “lailan”. Bahwa peristiwa IsraMi’raj sangat singkat. Hanya semalam.

11. Definisi “lailan” dlm kajian nahwu sharaf adalah sejak terbenamnya matahari hingga terbitnya fajar.

12. Dlm riwayat2 shahih dikisahkan: Rasulullah dijemput Jibril & Mikail dgn Buraq pd saat ba’da isya lalu kembali sebelum fajar.

13. Atau kalau kita convert ke waktu normal manusia, peristiwa IsraMi’raj hanya terjadi dalam waktu 8-9 jam. Sangat singkat.

14. Kemudian, setelah disampaikan informasi pelaku dan waktu perjalanan tsb, Al Isra: 1 jg mengabarkan rute IsrakMi’raj.

15. Bagian rute IsraMi’raj menurut saya yg paling menarik. Dari Masjidil Haram Makkah ke Masjidil Aqsha Palestina. Kenapa?

16. Kenapa tidak dari Masjidil Haram, langsung naik ke langit? Kenapa Masjidil Aqsha dipilih sbg tempat “take off”-nya Buraq?

17. Kenapa harus Masjidil Aqsha? Kenapa tidak Masjid Nabawi (Madinah) yg beberapa bulan kemudian akan Rasulullah hijrahi?

18. Atau merujuk kota Yatsrib (Madinah) yg kelak dibangun masjid suci juga di sana dan sbg tempat hijrah Rasulullah.

19. Pasti ada hikmah di balik itu semua. Mengapa Baitul Maqdis Palestina dipilih sbg tempat transit Buraq sebelum naik ke langit.

20. Secara impilisit, Al Isra: 1 pun menggambarkan fenomena itu. Frasa “masjidil haram” tidak diikuti dgn keterangan apapun.

21. Namun, saat disebut “masjidil aqsha”, Allah menambahkan keterangan “yang telah Kami berkahi sekelilingnya….”

22. “….agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami…”

23. Sungguh unik dan menarik untuk kita telisik lebih dalam. Ada apa dgn Masjidil

Aqsha? Mengapa dia menjadi istimewa dlm kisah IsraMi’raj?

24. Ternyata ada beberapa alasan dijadikannya Baitul Maqdis tsb sbg tempat “take off”-nya Buraq.

25. Pertama, menurut keterangan dlm Marah Labid/Tafsir Munir karya Imam An Nawawi Al Bantani…

26. Ketika Buraq bertolak dari Masjidil Aqsha (ke Langit), jalan yg dilalui berupa jalan lurus tanpa adanya belokan2.

27. Sehingga jarak tempuh menjadi lebih singkat. Mempercepat perjalanan. IsraMiraj

28. Bahkan dlm satu riwayat dikatakan bahwa posisi Masjidil Aqsha terletak tegak lurus dgn “pintu langit” Wallahu a’lam.

29. Alasan pertama ini mungkin bisa kita sebut sbg “faktor astronomis”.

30. Kedua, dgn dipilihnya Masjidil Aqsha sbg bagian dari rute IsraMi’raj berarti perjalanan tsb adalah “dari masjid ke masjid”.

31. Masjidil Aqsha merupakan masjid ketiga yang dianjurkan untuk dikunjungi setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

32. Faktor ini sekaligus mengingatkan kita betapa sentralnya peran masjid dalam Islam.

33. Ketiga, ternyata fakta sejarah juga medukung. Baitul Maqdis pernah menjadi kiblat pertama umat Islam.

34. Sehingga perjalanan Isra terjadi di antara dua kiblat.

35. Jauh sebelum Rasulullah SAW diutus, kawasan sekitar Palestina merupakan negeri para Nabi dan Rasul.

36. Palestina dan wilayah Syam yg lain menurut Ibnu Khaldun dalam Mukaddimah-nya disebut sbg “daerah lingkar pertama peradaban”.

37. Secara tidak langsung, Allah ingin mengajak Rasulullah utk kilas balik perjuangan dakwah nabi dan rasul sebelumnya.

38. Mengingat kembali bahwa dalam dakwah ilallah selalu ada ancaman dan tekanan. Seperti para rasul terdahulu.

39. Dan memang kondisi jiwa Rasulullah sebelum IsraMi’raj sedang tidak stabil sepeninggal Abu Thalib dan istri terkasih, Siti Khadijah.

40. Rasulullah perlu “dihibur” dan dikuatkan semangat juang dalam menjalankan tugas risalah, sekaligus bersiap utk hijrah.

41. Selain ketiga alasan tersebut, ternyata hingga era kontemporer saat ini pembicaraan tentang Masjidil Aqsha masih berlangsung.

42. Masjidil Aqsha dan Palestina masih tetap menjadi “buah bibir” masyarakat dunia. Terlebih sejak Deklarasi Balfour 1917.

43. Yg dengan didukung Resolusi PBB nomor 181 pada tanggal 29 November 1947, zionis Israel menduduki Palestina.

44. Sehingga saat ini, memperingati IsraMi’raj adalah memperingati perjuangan perebutan kembali Masjidil Aqsha, tanah IsraMi’raj Rasulullah.

45. Berbeda dgn Masjidil Haram yg telah mendapatkan jaminan keamanan langsung dari Allah. Tetapi, tidak utk Masjidil Aqsha.

46. Utk Masjidil Aqsha, menjadi tugas kaum muslimin. Sekaligus membuktikan frasa “al-ladzi barakna haulahu…” dlm Al Isra: 1.

47. Keempat alasan itulah yg harusnya jangan luput kita renungi. Masjidil Aqsha sbg tempat istimewa bagi kaum muslimin.

Leave a Reply