AL QURAN MEMBUKTIKAN KEILMIAHANNYA ATAS ALAM SEMESTA CIPTAAN ALLAH SWT

Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi kamu rezeki dengan sebahagian yang baik-baik. Yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu, Maha Agung Allah, Tuhan semesta alam. (SQS. Al Mukmin, 40:64)
Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. (SQS. Al Baqarah, 2:22)
Simak kejujuran ilmiah ini:
Alam semesta memang begitu besar, astronom memperkirakan bahwa mestinya di suatu tempat di luar sana, ada planet yang mirip dengan Bumi. Namun, berdasarkan model komputer yang dibuat oleh tim Universitas Uppsala Swedia, diketahui bahwa Bumi adalah satu-satunya planet yang mendukung kehidupan.
Astrofisikawan Erik Zackrisson menggabungkan semua pengetahuan manusia tentang bagaimana alam semesta diciptakan, dari Big Bang hingga saat ini, dan dijejali pada suatu komputer yang kuat. Mesin diciptakan dengan sejumlah hal konkret yang sudah kita tahu. Ada sekitar 700 triliun planet.
Dengan mempertimbangkan semua hukum fisika yang diketahui dan pengetahuan tentang cara planet terbentuk, sepertinya proses hanya mampu menghasilkan planet yang tidak dapat menopang kehidupan dalam bentuk apapun.
Probabilitas menunjukkan bahwa hanya di galaksi kita sendiri, Bima Sakti, ada sekitar 50 miliar planet mirip dengan Bumi. Namun, sesuai dengan model Zackrisson ini, Bumi adalah anomali statistik.
Para ilmuwan mengatakan jika penelitian lebih lanjut membuktikan teori ini salah, memang benar bahwa planet-planet seperti Bumu sangat jarang dan keberadaannya sangat jauh.
Studi baru ini diterbitkan secara online dalam The Astrophysical Journal.
[12:47 PM, 4/11/2016] Buya Masoed Abidin: PERBAIKI NIAT SEJAK AWAL AGAR AKHIRNYA SELESAI DENGAN BAIK

Tatkala engkau memperbaiki niatmu, saat itulah Allah memperbaiki keadaanmu …

Ketika engkau menginginkan kebaikan untuk orang lain, maka kebaikan itu datang kepadamu dari arah yang tidak engkau kira …

Di saat kita hidup untuk membuat orang lain bahagia, Allah menjadikan orang lain membahagiakan kita …

Maka carilah selalu celah untuk “memberi”, bukan “ingin diberi/mengambil” …

Setiap kali engkau memberi, maka di saat itulah engkau diberi (oleh Allah) tanpa engkau meminta …
(Shalih Al-Maghamisi, Imam Masjid Quba)

MasyaAllah…. itulah diantara makna tafsir surat arrohman 60

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).”

Terhadap nikmat Tuhan kamu yg manakah, yg kalian akan dustakan….

Allahu akbar….

Leave a Reply