Membina Rumah Tangga Sakinah wa Rahmah

Rumah tangga yang terdiri dari dua insan berbeda jenis yakni suami dan istri itu di ikat oleh tali PERNIKAHAN yang memiliki tanggung jawab hak dan kewajiban diantara keduanya.

Tanggungjawab hak dan kewajiban itu diatur oleh Allah Swt agar dijalankan menurut semestinya.

Enggan atau tidak mau mengikutinya dapat berakibat putusnya ikatan pernikahan itu. Diantaranya,
ISTERI wajib patuhi SUAMI selama yang disuruh atau ditegah suaminya tidak bertentangan dengan suruhan atau larangan Allah.
SUAMI wajib melindungi ISTERI sesuai dengan perintah Allah swt dengan cara MAWADDAH (cinta dan kasih sayang).

Rumah tangga yg seperti ini akan disebut BAITI JANNATI atau Rumah Tangga Sorga yang penuh Sakinah atau ketenangan.
Bila Istri tidak mau mematuhi suami secara Syar’i maka pernikahan itu terancam bubar. Sama halnya bila Suami tidak melindungi isterinya dengan rahmah.

Ingatlah bahwa hak thalaq ada pada suami bukan pada isteri. Namun sebelum dijatuh kan harus dipertimbang kan masak masak oleh suami. Sebab thalak adalah sesuatu yang halal namun sangat dibenci oleh Allah. ISTERI yang tidak mau mengikuti NASEHAT baik SUAMI nya terjauh dari Sorga Jannah. Sama halnya dengan SUAMI yang aniaya terhadap ISTERI nya.

Maka sebaik baik jalan adalah ISLAH yakni isteri memohon maaf dan keredhaan suaminya. Serta suami menasehati dan memaafkan isterinya.

Bila kedua belah pihak tidak dapat lagi saling memaafkan maka ada beberapa cara diajarkan AlQuran ;
1. Berpisah tidur.
2. Berpisah rumah.
3. Menghadirkan hakim dari pihak keluarga suami dan hakim dari pihak isteri.
4. Thalaq dengan ihsan yakni cara baik atau Islah dengan cara makruf.

Demikianlah bimbingan agama Islam dalam membina rumah tangga Sakinah wa Rahmah itu.
Wassalam Buya HMA

Leave a Reply