Minangkabau dan Sistim Kekerabatan: Sumbangan Pikiran untuk Kompilasi ABS-SBK

MINANGKABAU DALAM SEJARAH DAN TAMBO 1. Asal usul manusia Minangkabau Kata Minangkabau mengandung banyak pengertian. Minangkabau dipahamkan sebagai sebuah kawasan budaya, di mana penduduk dan masyarakatnya menganut budaya Minangkabau. Kawasan budaya Minangkabau mempunyai daerah yang luas. Batasan untuk kawasan budaya tidak dibatasi oleh batasan sebuah propinsi. Berarti kawasan budayaMinangkabau berbeda dengan kawasan administratif Sumatera Barat. Minangkabau dipahamkan pula sebagai […]

ANCAMAN TERHADAP KAUM PEREMPUAN MINANGKABAU

PENGERTIAN yang di kandung oleh kata-kata PEREMPUAN (Kawi) menyimpan arti pemimpin (raja), orang pilihan, ahli, yang pandai, pintar dengan segala sifat keutamaan yang lain (lihat:KUBI). Dari sini, banyak fihak berkeinginan menguasainya, sejak dulu hingga kini. Alquran menyebut perempuan dengan Annisa’ atau Ummahat sama dengan ibu, atau “Ikutan Bagi Umat” dan tiang suatu negeri. Sunnah Nabi […]

Adat dan Agama Islam menjadi utama dalam Sistim Kepemimpinan di Sumatera Barat yang beradat Minangkabau

Bekal utama dalam hidup, adalah keyakinan dan keimanan kepada Allah SWT dan hidup beradat. Sudah  semestinya diajarkan adat dan syarak, karena nilai-nilai tamadun budaya Minangkabau – ABS-SBK — terikat kuat dengan penghayatan Islam. Sikap jiwa dari masyarakat Minangkabau, masih tertuntun oleh akhlak, sesuai bimbingan ajaran Islam, dalam adagium “Adat basandi Syara’, syara’ basandi Kitabullah “ dan “syara’ mamutuih, […]

Sejarah Pemikiran Islam di Minangkabau

Di Minangkabau, adalah senarai perjuangan pergerakan dakwah Islam oleh para pemimpin bangsa para Ulama Zuama yang di Minangkabau disebut dengan panggilan Alim Ulama Cerdik Pandai Suluh Bendang (Benderang) di Nagari. PENDAHULUAN Pendidikan menurut adat Minangkabau di Sumatera Barat sudah berjalan jauh sebelum kedatangan agama Budha masuk ke Minangkabau. Pendidikan itu disampaikan secara lisan dari generasi ke generasi dan […]

FUNGSI DAN PERANAN TUNGKU TIGO SAJARANGAN

Oleh : H. Mas’oed Abidin   1.     Kekayaan Budaya Minangkabau pada Langgo Langgi TATANAN langgo langgi (struktur) Masyarakat Hukum Adat di Minangkabau adalah kekayaan tamadun masyarakat Sumatera Barat yang dibingkai kearifan local (local wisdom) menampakkankecerdasan local (local genius) masyarakatnya yang dalam rentang waktu amat panjang telah terbukti banyak memberikan kontribusi bagi membangun daerah dalam bentuk fisik maupun karakter masyarakat Sumatera Barat dengan kekuatan nilai-nilai […]

Kepemimpinan Ninik Mamak, Adaik Salingka Nagari, Pusako Salingka Kaum

Ninik Mamak atau yang lebih dikenal dengan nama Penghulu adalah pemimpin adat (fungsional adat) di Minangkabau. Kepemimpinan ninikmamak, merupakan kepemimpinan tradisional, sesuai pola yang telah digariskan adat secara berkesinambungan, dengan arti kata “patah tumbuah hilang baganti” dalam kaum masing-masing, dalam suku dan nagari. Seseorang tidak akan dapat berfungsi sebagai ninik mamak dalam masyarakat adat, seandainya […]

UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER NINIK MAMAK TUNGKU TIGO SAJARANGAN DALAM IMPLEMENTASI FILOSOFI Adat Basandi Syarak (ABS), Sarak Basandi Kitabullah (SBK)

Membangkitkan Kesadaran Kolektif Akan Nilai Agama Islam di dalam Norma Dasar Adat di Minangkabau Membangun Generasi Unggul Tercerahkan Adat dan Budaya Minangkabau  dibangun  di atas  Peta Realitas Adat Minangkabau dibangun di  atas ”Peta Realitas”, yakni Adat yang bersendi kepada “Nan Bana”. Dikonstruksikan secara kebahasaan. Direkam terutama lewat bahasa lisan berupa pepatah, petatah petitih, mamang, bidal, pantun, yang secara […]

FUNGSI DAN PERANAN TUNGKU TIGO SAJARANGAN DALAM PERSPEKTIF SYARAK MANGATO ADAIK MAMAKAIKAN

1.     Kekayaan Budaya Minangkabau pada Langgo Langgi TATANANlanggo langgi (struktur) Masyarakat Hukum Adat di Minangkabau adalahkekayaantamadun masyarakat Sumatera Barat yang dibingkai kearifan local (localwisdom) menampakkan kecerdasan local (local genius) masyarakatnya yangdalam rentang waktu amat panjang telah terbukti banyak memberikan kontribusibagi membangun daerah dalam bentuk fisik maupun karakter masyarakat SumateraBarat dengan kekuatan nilai-nilai filosifi adat budayanya ABSSBK yang terikatkuat dengan penghayatan Islam.   […]

Ciri Khas Adat Budaya Minangkabau

MASYARAKAT ABS-SBK  DI SUMATERA BARAT memiliki ciri khas adat Minangkabau yaitu Masyarakat Beradat dengan ABS-SBK  dan Beradab yang  Beragama Islam. ABS-SBK menjadi  konsep dasar Adat Nan Sabana Adat, diungkap dalam Bahasa yang direkam dalam Kato Pusako itu memengaruhi sikap umum dan tata-cara pergaulan masyarakat dalam tatanan dan tataran kekerabatan masyarakat menurut tatanan nilai dan norma dasar sosial budaya membentuk Pandangan  Dunia […]

Peta Budaya Minangkabau

Peta Budaya Minangkabau itu tergambar pada ASPEK SIMBOLIS ABS-SBK yang disebut Syarak Mangato Adaik Mamakai, Alam Takambang Jadi Guru sebagai satu WARISAN BUDAYA yang dibangun berdasarkan Petatah Petitih (klasifikasi), peradaban (historis), Peta realitas alam (inti pemahaman hukum alam) dan Keyakinan Agama Islam (anutan kepercayaan). Kehidupan sosial berteras kebersamaan atau musyawarah– sebagai salah satu landasan mengemuka […]

Tradisi Imam Masjidil Haram

Ulama dunia Melayu yang pernah menjadi imam dan khatib dalam Mazhab Syafie di Masjid al-Haram Mekah yang dapat diketahui di antaranya adalah Syeikh Daud bin Abdullah al-Fathani (Patani, Thailad Selatan) dan disusul hampir sertaus tahun kemudian oleh Syeikh Ahmad Khatib al-Minankabawy (lahir Isnin, 6 Zulhijjah 1276 H/26 Juni 1860 M, wafat 9 Jamadilawal 1334 H/13 […]

DR. Abdullah Ahmad: Perintis Pendidikan Modern Berbasis Islam di Nusantara

Syekh DR. Abdullah Ahmad (lahir di Padang Panjang, 1878 – meninggal di Padang, 1933 pada umur 55 tahun) adalah seorang ulama reformis yang mendirikan Sekolah Adabiah (1909) dan PGAI di Padang (1919) sertaturut membidani lahirnya perguruan Sumatera Thawalib Padangpanjang (1921 di Surau Jembatan Besi yang telah berdiri sejak 1914) sebagai cikal bakal Sumatera Thawalib di Sumatera Barat,. Beliau adalah anak dariHaji Ahmad, ulama Minangkabau yang juga seorang pedagang, dari seorang ibu yang berasal […]

Bila Orang Minang Tanpa Islam dan Adat

Tanpa ajaran Islam dan adat Minangkabau yang menekankan pentingnya kebersamaan, kekeluargaan, seiya setida, berpedoman kepada Kitabullah (Alquran), manusia Minang bisa saja berubah menjadi ibarat pasir di tepi pantai, ibarat buih di atas air bah, ibarat hewan di rimba balantara, bahkan mungkin lebih hina lagi. Pedoman dan pendekatan wahyu penting diperhatikan supaya sumber daya manusia jangan […]

Islam Sebagai Penggerak Pembangunan

Agama Islam yang dianut masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat diyakini telah menjadi penggerak pembangunan. Dalam sejarah yang panjang telah menjadi kekuatan mendinamisir masyarakat Minangkabau dalam menampilkan jati diri dan adat mereka. Realitas kini terjadi perubahan “adaik indak dipacik arek, agamo indak dipagang taguah”. Fenomena negatif ini berakibat langsung kepada angka kemiskinan makin meningkat (karena kemalasan, […]

PERPADUAN ADAT DAN SYARAK dalam budaya Minangkabau

Urgensi Ajaran Islam jelas tampak pada PERPADUAN ADAT DAN SYARAK dalam budaya Minangkabau. Firman Allah menyatakan eksistensi kaum dan suku, “ Hai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berkabilah-kabilah (bangsa-bangsa)dan berpuak-puak (suku-suku) supaya kamu saling kenal mengenal …”, (QS.49, al Hujurat : 13). Kehidupan dunia selalu […]

Renungan Kemerdekaan Bung Hatta

Besok, 17 Agustus 2013, genap 68 tahun Indonesia Merdeka. Ada baiknya kita kembali membuka lembaran lama, gugahan semangat yang pernah dituliskan oleh para pendiri negara.Kali ini kami akan mempersembahkan pidato kemerdekaan Bung Hatta. Selamat menikmati…   Berkata Hatta, Bukan sembojan tapi isi dan bukti. “Bagi saja jang penting bukanlah sembojan jang njaring kedengarannja, melainkan isi […]

Haji Mansur Daud Datuk PALIMO KAYO

Di antara Seratus sepuluh nama tokoh ulama terkemuka Minangkabau yang didapati dalam daftar yang dirunut sejak pertengahan abad ke-19, bahkan pada masa sebelumnya sampai pertengahan abad ini, terdapat nama Haji Mansur Daud Datuk Palimo Kayo, atau dikenal dengan sebutan Buya Datuk Palimo Kayo. Nama yang erat kaitannya dengan dunia pendidikan Islam serta kepribadiannya yang kompleks, […]

Membuhul Masyarakat Saiyo Sakato

Oleh : Mas’oed Abidin Kehidupan bermasyarakat di Sumatera Barat direkat oleh hubungan kebersamaan. Di dalam ajaran agama kebersamaan disebut ta’awun. Nilainya mengarah kepada kebaikan. Berta’awun atas kebaikan – al birra – dan takwa. Tidak boleh bekerja sama dalam keburukan. Dalam tataran budaya di Sumatera Barat disebut gotong royong. Ada ungkapan bijak, berat sepikul ringan sejinjing […]